Menilik Keelokan Kalimantan Tengah, Indonesia


  Bismillahirrahmanirrahiim, assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam     sejahtera bagi  kita semuanya, om swastyastu, namo buddhaya, salam kebajikan! 

   Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17.504 pulau. Di setiap pulaunya Indonesia memiliki keindahannya masing-masing bahkan masih banyak keindahannya yang tersembunyi. Salah satunya adalah Kalimantan Tengah yang terletak di Pulau Kalimantan. Dengan luas daerah 153.800km2, banyak flora,fauna,wisata alam, wisata budaya seperti Orang Utan, Pohon Jeletung, Taman Nasional Tanjung Puting, Rumah Adat Betang, dan masih banyak lagi yang harus dikenal lebih dalam oleh masyarakat Indonesia. hal ini menginspirasi kami untuk merangkum kekayaan milik Kalimantan Tengah melalui blog ini.

 HAVE YOU EVER VISIT CENTRAL KALIMANTAN

🔺THE EDGE OF PARADISE LOST IN INDONESIA



source: wikipedia.org

CENTRAL KALIMANTAN

Kalimantan Tengah atau yang biasa disingkat kalteng adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Kalimantan. Ibu kotanya adalah Kota Palangka Raya. Kalimantan Tengah memiliki luas 153.800 km². Berdasarkan sensus tahun 2010, provinsi ini memiliki populasi 2.202.599 jiwa.
Berada di posisi 1oLintang Utara – 4Lintang Selatan dan 111– 116Bujur Timur.


·     Sebelah Utara Kalteng berbatasan langsung dengan sebagian Kalimantan Barat.
·     Sebelah Timur Kalteng berbatasan dengan sebagian Kalimantan Timur dan Sebagian Kalimantan Selatan.
·     Sebelah Selatan Propinsi Kalteng berbatasan dengan Laut Jawa.
·     Sebelah Barat Kalteng berbatasan dengan Kalimantan Barat.

Ditinjau dari letak gelogoinya sebagian besar daratan terbentuk pada awal jaman kwarter atau akhir jaman tersier. Dan berasal dari laut transgresi sehingga terbentuk suatu wilayah tanah dasar yang sangat luas, namun sebagian tanah datar di wilayah selatan yang berdekatan dengan pesisir laut jawa masih merupakan daerah yang berada dibawah permukaan air laut dan dikenal sebagai daerah pasang surut. Sementara di bagian utara dan barat adalah dataran tinggi seperti pegunungan, conothnya Pegunungan Schwaner dan Muller yang membatasi wilayah Kalimantan barat dan Kalimantan Tengah. Vulkanis Aktif menyebabkan letusan gunug berapi dan gempa tidak pernah tercatat di Kalimantan tengah. 
Gambar I.I Peta Wilayah provinsi Kalimantan Tengah. source: zonadamai.com




Berdasarkan klasifikasi iklim Schmid dan Ferguson, wilayah Provinsi Kalimantan Tengah termasuk tipe iklim A, hal ini ditandai dengan adanya jumlah bulan basah lebih banyak dari bulan kering dan pola penyebaran curah hujan hampir merata pada semua wilayah.Dengan Kondisi alamnya yang merupakan alam tropic seringkali turun hujan dan menyebabkan banyaknya hutan tropic yang lebat. hasil hutan seperti rotan, jelutung, damar, kayu madu, dll juga telah terkenal hingga dunia internasional.bahkan Indonesia adalah pengekspor getah pohon jelutung terbesar di dunia, getah pohon jelutung ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan permen karet.Dengan adanya hutan lebat ini Kalimantan tengah juga memiliki flora dan fauna yang beragam. 

↬ Potensi Wisata Alam, Budaya, Sejarah beserta, Kegiatan yang Dapat Dilakukan di Kalimantan Tengah




A. Wisata Alam di Kalimantan Tengah

1. Danau Biru Tewang

Kalimantan Tengah memiliki 2 danau biru yang sering disebut danau kembar oleh masyarakat. Letaknya di Desa Tewang Pajangan Kabupaten Gunung Mas dan Desa Tewang Rangkang Kabupaten Katingan.


 Danas Biru Tewang (source:wisatasia.com)

Danau Biru yang terletak di Tewang Manyangen, Tewang Sangalang Garing, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah merupakan sisa pertambangan emas yang sudah dibiarkan bertahun-tahun menjadi sebuah kubangan. Dan sekarang danau ini menjadi tempat wisata favorit bagi kaum muda yang ingin berfoto hingga berkemah dengan pemandangan alam yang luar biasa.




2. Tanjung Putting National Park

 Tanjung Puting landmark (source:Kaskus FJB )
 Taman Nasional Tanjung Puting terletak di semenanjung barat daya provinsi Kalimantan Tengah. awalnya taman nasional ini adalah cagar alam dan suaka margasatwa yang dibuat oleh Pemerintah Hindia Belanda di tahun 1937. Lalu saat dikeluarkannya  SK Menteri Kehutanan No. 687/Kpts-II/1996 tanggal 25 Oktober 1996, Tanjung Puting ditunjuk sebagai Taman Nasional dengan luas 415.040 hektar.
G

Taman Nasional ini memiliki beberapa tipe ekosistem, yaitu hutan tropika dataran rendah, hutan tanah kering (hutan kerangas), hutan rawa air tawar, hutan rawa gambut, hutan bakau atau mangrove, hutan pantai, dan hutan sekunder.


 Transportasi Laut (source:amazing borneo)






Flora yang terdapat di Taman Nasional ini adalah Kantong Semar yang terdapat di Hutan Kerangas, tumbuhan dengan akar lutut dan akar udara di Hutan Rawa Gambut, jenis tumbuhan merambat kayu dan paku-pakuan di Hutan Rawa Air tawar. Dan tumbuhan Keruing, Meranti, Ramin, Jelutung, dan Gaharu tersebar di padang di daerah utara taman nasional. Fauna yang terdapat di Taman Nasional Tanjung Puting ini tidak kalah menarik untuk mamalia air seperti duyung dan lumba - lumba untuk kelas reptile. Wisatawan dapat menemukan reptile seperti buaya sinyulong, labi-labi, dan buaya muara. 

Untuk sampai ke Taman Nasional Tanjung Puting ini dari Pangkalan Bun, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan melalui darat menuju pelabuhan Kumai dan berpindah menggunakan kapal kayu yang disebut Klotok. 




Terdapat 7 Hal yang dapat dilakukan di Taman Nasional Tanjung Puting yakni;
1. Menyusuri sungai Sekonyer dengan Klotok
2. Menyaksikan aktivitas orang utan dan primate lainnya di alam bebas
3. Mengenal cejara dan konservasi orang utan
4. Menikmati sunset dari sungai Sekonyer
5. Menyusuri desa Tanjung Harapan
6. Bermain sampan
7. Mandi dengan air di Kali Hitam

3. Bukit Tangkiling

Terletak di Kelurahan banturung, Kecamatan Bukit Batu, bukit ini merupakan kumpulan baru yang memiliki 8 puncak dengan panorama yang indah. Bukit ini menyimpan legenda kepahlawanan dari Suku Dayak. Dibawah kaki bukit ini terdapat Arboretum yang merupakan Hutan Lindung, Arboretrum Nyaru Menteng awalnya adalah daerah konservasi bagi para orang utan. Lalu pada tahun 1988 Arboretrum berdiri oleh Departemen Kehutanan Kantor Regional Kalimantan Tengah. Disini terdapat fauna seperti Orangutan, Sun Bear, Burung Beo, Burung Cucak Rowo, dll. Untuk Fauna terdapat 36 jenis tanaman obat dan 35 jenis tanaman biasa seperti Akasia, Cemara, dll. Disini wisatawan juga bias berkemah hingga membantu melepaskan orang utan ke alam bebas. 

Untuk sampai kesini wisatawan dapat datang dengan menempuh jalur darat menggunakan kendaraan umum maupun pribadi sejauh 28km dari Palangkaraya. 


Gambar VIII. Spot berfoto di Bukit Tangkiling (source:nativeindonesia.com)

B. Wisata Alam di Kalimantan Tengah

1. Rumah Adat Betang

Rumah adat dari Kalimantan tengah ini dibuat untuk menggambarkan jiwa kekeluargaan dari masyarakat Kalimantan Tengah. Rumah adat ini memiliki fungsi dan nilai adat yang sangat tinggi bagi masyarakat. Bentuknya panggung dan panjang, biasanya memiliki panjang 30-150meter dengan lebar 30meter yang memiliki fungsi untuk menghindari banjir karena biasanya didirikan di pinggir sungai, untuk melindungi penghina dari binatang buas dan musuh.

Setiap rumahnya mampu menampung sekitar 150 orang, tujuannya adalah agar mayarakat bias saling membantu dalam hal ekonomi dan pekerjaan. Umumnya rumah ini hulunya menghadap timur bermakna agar masyarakat bekerja keras sedini mungkin, sedangkan hilirnya yang menghadap barat memiliki makna bahwa pekerja keras tidak akan berhenti bekerja sebelum matahari terbenam. 

Ruangan dalam rumah ini dibagi menjadi Sado (Pelataran), Padong (Ruang Keluarga), Bilik (tempat tidur), Dapur. Untuk bagian tengah rumah biasanya dihuni oleh tetua adat.

Di Kalimantan Tengah ada 3 lokasi rumah Belang yang masih asli, yaitu;

1. Rumah Betang Asli Suku Dayak yang di bangun pada tahun 1870 terdapat di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah. Rumah ini menghadap langsung ke arah sungai Kahayan.








2. Desa Tumbang Bukoi kecamatan Mandat Talawang, kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah
Gambar I.IX Rumah Adat di desa Tumbang Bukoi (source:wisatasia)

3. Desa Sei Pasah kecamatan Kapuas Hilir, kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah

Di tempat tersebut wisatawan dapat mempelajari arsitektur keragaman budaya suku Dayak yang dapat juga terlihat melalui relief-relief yang terdapat di dinding rumah dan patung yang terdapat di depan rumah sebagai penjaga rumah tersebut dari bahaya.

2. Upacara Tiwah sebagai atraksi wisata budaya Kalimantan Tengah

Beragam upacara adat yang dimiliki oleh Kalimantan Tengah, salah satunya adalah upacara Tiwah yaitu, prosesi mengantarkan roh leluhur yang telah meninggal dunia ke lewu tatau ( surga ) bersama Ranying Hatalla ( Sang Pencipta ). Jenazah yang sudah dikubur akan digali lagi, tulang belulang dibersihkan kemudian, dimasukkan ke dalam balai nyahu. Upacara ini bermaksud melepaskan kesialan dari keluarga yang ditinggalkan dan melepas ikatan status janda/duda bagi pasangan yang ditinggalkan.


Upacara ini dilakukan bersamaan dengan puluhan jenazah lainnya. Lamanya sekitar 7-40 hari. Keluarga menyiapkan balai nyahu (tempat untuk menaruh tulang) dan anjung-anjung sesuai jumlah jenazah. Setelah itu tulang belulang jenazah dipindahkan ke balai nyahu sebagai tanda mengantarkan roh ke Lewu Tatau. Kemudian keluarga melakukan tari manganjan sambal mengelilingi bendera sebagai persembahan terhadap Ranying Hatalla. Setelah itu orang tua menyucuk kurban yang berupa sapi/kerbau sampai mati dengan maksud menyucikan roh. Wisatawan bias datang untuk menyaksikan acara ini secara langsung, namun tetap harus mengikuti larangan dan pantangan dari tetua adat.

3. Sandung 

Salah satu budaya yang menarik untuk dilihat di Kalimantan adalah bangunan kecil yang dibangun dari kayu ulin, disebut Sandung. Bangunan ini digunakan sebagai tempat persemayaman orang yang sudah meninggal. Satu bangunan hanya bisa dipakai untuk satu keturunan.sehingga masing-masing keluarga harus memiliki satu Sandung. Salah satu Sandung yang masih bisa dilihat adalah Sandung Ngabe Sukah dari Suku Dayak Kaharingan yang merupakan tempat di semayamkannya tokoh dan leluhur kampung Pahandut. Sandung Ngabe Sukah ini dapat ditemukan di jalan Dr. Murjani, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kabupaten Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. Dibawah Sandung ini terdapat Meriam milik Ngabe Soekah. Ngabe Soekah dianggap sebagai kepala desa yang bijaksana dan mampu membuat rakyatnya hidup Makmur dan sejahtera.

Untuk menuju ke Sandung Ngabe Sukah ini wisatawan dapat menempuh perjalanan melalui jalan darat sekitar 10 menit dari Pusat Kota Palangkaraya. Disini wisatawan dapat melihat keindahan budaya Suku Dayak Kaharingan yang tertuang dalam keindahan Sandung ini. Di sekitar sanding ini juga ada beberapa patung bersejarah yang dapat dinikmati.

C. Wisata Sejarah di Kalimantan Tengah

1. Museum Balanga

Museum Balanga adalah museum yang terletak di Jl, Titik Riwut, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan. Jaraknya sekitar 2,5 Km dari Bundaran Besar. Museum ini didirikan sejak 1973 oleh Pemda Kalteng yang awalnya adalah museum daerah. Namun karena adanya kebijakan pemerintah pusat bahwa setiap provinsi harus memiliki museum yang memperkenalkan kebudayan dan kekayaan alam setempat maka tahun 1990, Museum Balanga ini dijadikan museum Provinsi. 

Berbagai koleksi budaya yang dipasang di Museum Balanga ini dibagi menjadi 6 kelompok koleksi. Yaitu Ethnografi, Historika, Arkeologi, Keramologika, Numismatika, dan Heraldika. Untuk koleksi benda alam dibagi menjadi 2 kelompok yaitu Koleksi Biologika dan Geologika. Museum Balanga juga dibagi menjadi 2 gedung, yaitu Gedung yang berisi pameran tetap dan Gudang koleksi.


Pada ruang pameran wisatawan dapat merasakan suasana kehidupan tradisional suku Dayak. Wisatawan dapat melihat daur hidup suku Dayak asli mulai dari peralatan upacara, fase kelahiran, perkawinan, hingga kematian. Peralatan khas masyakarat Suku Dayak seperti enjata tradisional yang dapat dilihat disini adalah Sumpit, Duhung, Mandau, Miniatur rumah adat tradisional Betang, Alat pemancing ikan seperti Mihing, Patung Sapundu, dan Hampatung Karuhei, Jimat Penyang, dan tempayan keramik asal china yang disebut Balanga dan Malawen. 

Museum Balanga melayani kunjungan perorangan maupun rombongan pada saat jam kerja, yakni:
·      Senin-Kamis: 07.00 - 14.00
·      Jumat: 07.00-10.30
·      Sabtu: 07.00-2.30

Dengan harga tiket Rp 1.000,00 untuk anak-anak, dan Rp 2.500,00 bagi orang dewasa.

2. Istana Kuning


Salah satu tempat bersejarah yang ada di Kalimantan adalah Istana Kuning. Istana ini terletak di JlRaja, Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.Untuk menuju ke tempat ini dibutuhkan waktu sekitar 20 menit dari Bandar Udara Iskandar yang terdapat di Kota Pangkalan Bun. Selanjutnya wisatawan dapat menyewa taksi yang berada di Bandar udara menuju pusat kota Pangkalan Bun yang hanya berjarak sekitar 10 Km.

Istana kuning ini adalah peninggalan Kesultanan Kutaringin, yang dibangun oleh Pangeran ke-9 dari Kerajaan Kutaringin yang bernama Imanudin, beliau menjabat sejak tahun 1811 – 1841. Namun pada tahun 1986 istana ini di bakar oleh seorang wanita bernama Draya dan tidak tersisa 1 barang pun. Akhirnya pada tahun 2000 replika Istana ini dibangun oleh Ditjen Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Namun tidak seluruh bangunan istana ini berwarna kuning, namun warna kuning diambil untuk menggambarkan kejayaan. Istana Kuning terdiri dari empat bangunan yaitu: Bangsal (tempat penerimaan tamu kerajaan), Rumbang (tempat raja bersemedi), Dalem Kuning (pusat pemerintahan, dan tempat tinggal raja), dan Pedahiran (ruang makan kerajaan).


Disini wisatawan dapat melihat jajaran lukisan raja-raja yang dahulu pernah memimpin di Kerajaan Kutaringin. Selain itu adapula kereta kuda yang dulu digunakan oleh keluarga kerajaan untuk berkeliling kerajaan. Semua peninggalan kerajaan yang masih ada di pajang di sebuah lemari kaca. Wisatawan juga akan dipandu langsung oleh kerabat keturunan kerajaan yang tinggal di belakang istana. Mereka akan memberikan informasi yang lengkap mengenai istana kuning dan kisah-kisah hebat yang terjadi di kerajaan pada masa lampau.

↬  Wisata Kuliner di Kalimantan Tengah

1. Juhu Umbut Rotan 

Rotan yang biasa dipakai oleh masyarakat Indonesia sebagai bahan furniture, dimanfaatkan oleh masyarakat Kalimantan Tengah sebagai bahan makanan yang disebut Juhu Umbut Rotan. Makanan ini dibuat dari umbut atau pohon rotan yang masih muda, kunyit, laos, santan, daun salam, bawang merah dan bawang putih yang dimasak menjadi makanan berupa sup santan. Makanan ini mudah di temukan oleh wisatawan di rumah makan di Palangkaraya. Salah satunya adalah Rumah Tjilik Riwut Gallery & Resto yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1, Palangka, Jekan Raya.

2. Bangamat 

Bangamat merupakan kuliner yang dibuat dari kelelawar besar / kalong. Sebelum dimasak, kalong dibersihkan dengan membuang kuku, bulu kasar ditekuk dan punggung, serta ususnya, selanjutnya sayap, bulu dan dagingnya dimasak, Biasanya untuk orang Dayak Ngaju paing (kalong) dimasak dengan bumbu yang lebih banyak kalau untuk Dayak Maanyan, paing dimasak dengan bumbu yaitu serai dan daun pikauk. 

Nama Bangamat diambil dari bahasa Dayak Ngaju, atau juga dapat disebut dengan Paing. Diambil dari bahasa Dayak Maanyan, yakni masakan tradisional khas dari Dayak yang dibuat dari bahan utama kelelawar besar ataupun kalong. Kelelawar yang digunakan kelelawar jenis pemakan buah. Ukuran tubuh paling besar dari jenis kelelawar lain. Kelelawar sendiri di percaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit termasuk sakit tenggorokan.

3. Kalumpe

Kalumpe adalah salah satu makanan tradisional yang berbahan dasar daun singkong. Daun singkong dihaluskan dan diberi kuah dengan bumbu bawang merah, bawang putih, lengkuas, cabai, garam, serai dan diberi terong pipit.


Masyarakat Dayak Ngaju sering menyebutnya karuang. Salah satu restoran yang menjual Kalumpe adalah Rumah Makan Palangka yang berada di Jl. G. Obos, Palangkaraya.



4. Keripik Kelakai

Masyarakat Kapuas mengenal beberapa cara dalam mengolah kelakai menjadi kuliner yang lezat, salah satunya adalah keripik kelakai. Keripik kelakai memanfaatkan daun kelakai yang masih muda. Cara membuatnya pun sangat mudah, daun kelakai muda yang sudah dibersihkan dimasukkan ke dalam adonan tepung bumbu dengan kekentalan tertentu, lalu digoreng di atas minyak yang penuh dan panas. Setelah digoreng dan kering, keripik kelakai pun siap untuk disantap, perpaduan renyah dan gurih keripik kelakai terasa lezat di mulut.

Keripik kelakai merupakan cemilan khas Dayak, keripik ini banyak ditemukan dan menjadi salah satu oleh-oleh dari kabupaten Kapuas. Dibanderol dengan harga Rp 10.000 – Rp 20.000, keripik kelakai bisa dijadikan teman yang asyik disaat santai bersama keluarga dan teman tercinta.

➤ Beragam Fasilitas yang Terdapat di Kalimantan Tengah

1. Lembaga Pendidikan

Fasilitas sekolah yang terdapat di Kalimantan Tengah dan berbagai kota besar lainnya seperti Palangka Raya, Pangkalan Bun hingga, Sampit memiliki kelengkapan fasilitas edukasi meliputi SD, SMP, SMA, SMK hingga sampai ke perguruan tinggi.














2. Fasilitas Kesehatan 

Pemerintah daerah Kalimantan Tengah hingga kini terus melakukan peningkatan layanan mutu kesehatan guna menjaga masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari segala bentuk macam penyakit yang berbahaya. Fasilitas kesehatan yang tersedia meliputi, Puskesmas, Klinik hingga, Rumah Sakit Daerah dan Swasta.

3. Dinas Pariwisata Kalimantan Tengah

Fasilitas pusat pariwisata provinsi Kalimantan Tengah yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman No.21, Palangka Raya telp: 051421416



4. Kantor Perwakilan Departemen Pertambangan 

Fasilitas Perwakilan Departemen Pertambangan yang terletak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah telah berdiri sejak tahun 1973 dalam rangka usaha - usaha ke arah pembukaan pertambangan di daerah Kalimantan Tengah.

5. Kantor Dinas Peternakan 

Fasilitas berupa kantor dinas peternakan yang terdapat di kota-kota besar di Palangka Raya , Kalimantan Tengah seperti, Sampit, Pangkalan Bun, dan sebagainya berfungsi dalam mendukung berbagai macam kegiatan keagamaan yang mana hasıl ternak tersebut banyak digunakan untuk persembahan.

6. Kantor Pos dan Giro


7. Bandar Udara

Fasilitas berupa terminal udara tersebut pastinya terdapat di provinsi-provinsi yang terdapat di Indonesia. di provins Kalimantan Tengah terdapat berbagai macam bandar udara seperti, Bandar Udara Cilik Riwut di Palangka Raya, Bandar Udara Iskandar di Pangkalan Bun, Bandar Udara H. Assan yang terdapat di kota Samvit hingga, Bandar Udara Beringin di Muara Teweh.

8. Pelabuhan Laut

9. Kantor Dinas Perindustrian provinsi Kalimantan Tengah

Dalam rangka upaya pembinaan dan pengembangan industri masyarakat Kalimantan Tengah.

10. Industrial zone / area pelistrikan dan industrial estate

11. Tempat Ibadah

12. Terminal Bus antar kota di Palangka Raya

13. Ruang Terbuka Hijau ( RTH )

Fasilitas berupa Ruang Terbuka Hijau atau RTH berfungsi sebagai tempat untuk anak - anak bermain sekaligus, berfungsi sebagai sumur resapan air butane.

14. Rumah Susun hingga, Apartemen

Fasilitas berupa rumah susun sangat diperuntukkan untuk masyarakat menengah ke bawah para warga yang tinggal di kota-kota besar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. dengan mengambil koesep seperti di ibukota guna mengurangin rumah tidak laak huni di pinggiran sungai di Kalimantan Tengah.

15. Pasar Tradisional hingga, Pasar Modern

16. Jembatan Penyebrangan Orang

17. Kantor Polisi

18. Pengadilan Daerah

➤ Berbagai Macam Amenitas yangTersedia bagi para Pengunjung atau Wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Tengah

A. RESTAURANT

     Berikut beberapa deretan nama-nama restaurant yang menyajikan makanan tradisional khas Kalimantan Tengah;


1. Rumah Makan Samba




    Restauran tersebut terletak di Jl. RTA Milono No.15, Langkai, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya, 

2. Restauran Bukit Raya
    Restauran tersebut berlokasi di Jalan RTA Milano Km 3, Palangka Raya

3. Restaurant Surya Baru 
    Restauran tersebut berlokasi di Jalan Kini Balu, Palangka Raya 


4. Rumah Makan Papui Lauk 




    Restauran tersebut terletak di Jl. S. Parman, Palangka, Kec. Jekan Raya, Kota Palangka Raya,    


B. TOKO CENDERAMATA

1. Toko Cenderamata Fauzi
    Terletak di Jalan Madura, Palangka Raya

2. Toko Cenderamata Intan Berlian



    Terletak di Jl. Batam No.17 & 32, Pahandut, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya

3. Toko Cenderamata Budiana
    Terletak di Jalan P. Antasari, Sampi, Kalimantan Tengah

C. PENGINAPAN / HOTEL

1. Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya


    Berlokasi di Jalan Tilik Riwut No.9 Km. 5 Palangka Raya 73112 Indonesia 

2. Rimba Orangutan Eco Lodge 


    Terletak di Sekonyer River Kumai, Pangkalan Bun, Palangka Raya, Indonesia 

3. M Bahalap Hotel 
    Berlokasi di RTA Milono KM 1.3 Menteng, Jekan Raya, Palangka Raya 73111 Indonesia 

4. Arsenal Hotel Pangkalan Bun
    Terletak di Jalan Iskandar No.15 Arut Selatan, Pangkalan Bun 74112 Indonesia

5. Grand Kecubung Hotel
    Berlokasi di Jalan Domba No.1 Pangkalan Bun 74111 Indonesia

D. BAR 

1. Vino Club Music Disco 
    

    Berlokasi di Mentent Mec. Jekan Raya, kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 74874

2. D'langit Rooftop Cafe and Bar


    Terletak di Jalan D.I. Pandjaitan No.1 Gedung Batang Garing Lantai 3A kota Palangka Raya

3. Izakaya Resto and Bar 
    Berlokasi di Jalan Cilik Riwut, Bukit Tunggal, Kec. Jekan Raya, Kalimantan Tengah

E. SHOPPING CENTER

1. Palangka Raya Mall



    Berlokasi di Jalan Tilik Riwut No.1 Palangka Kec. Jekan Raya Palangka Raya

2. Mega Town Square
    Terletak di Jalan Los Sudarso No.57 Menteng Kec. Jekan Raya Palangka Raya


3. Duta Mall Palangka Raya




    Berlokasi di Langkai, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 74874 

4. Sentra Palangka Raya
    Berlokasi di Jalan P. Antasari Kelayan Luar 


➤ Tiga (3) Hal yang Sangat Berpotensi untuk Dikembangkan di Wilayah Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah dikenal sebagai pulau terluas kedua setelah provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Papua di Indonesia. Kalimantan Tengah juga identik erat dengan sungai – sungai beserta danau yang luas yang mana digunakan oleh masyarakat sebagai akses untuk melakukan mobilitas perdagangan antar kota di provinsi Kalimantan Tengah terkhususnya. Berbagai macam potensi baik dari segi sumber daya alam, sumber daya manusia hingga, sistem kehidupan sosial-budaya dapat dengan mudah sekali ditemukan potensi yang baik di provinsi Kalimantan Tengah. Berikut penulis paparkan dengan jalan berbagi macam potensi yang dapat  dikembangkan di provinsi Kalimantan Tengah ;

f
1. Sumber daya alam :Pengembangan potensi sungai di provinsi Kalimantan Tengah

   Sudah tidak asing lagi jika kita mengenal mengenai provinsi Kalimantan dengan sungai – sungai nya yang banyak berpotensi digunakan sebagai akses perhubungan antar kota di provinsi tersebut sekaligus, sebagai jalur transportasi yang paling esesial dan efektif untuk perdagangan. Sembilan sungai besar yang mempunyai cabang – cabang yang membelah dataran Kalimantan Tengah yang sering disebut sebagai Lembah Barito ( Barito Basin ) merpakan rahmat bagi penduduk Kalimantan Tengah karena dengan melalui sungai – sungai inilah satu dan lain tempat dihubungkan. Sungai – sungai ini hingga sekarang merupakan jalur perhubungan dan pengangkutan yang utama di samping memberikan pula nafkah bagi sebagian penduduk yang hidup sebagai nelayan. 

   Keadaan alam yang sedemikian ditambah dengan sulitnya membangun jalan darat di dataran yang umumnya bertanah rendah dan sering digenangi pasang serta rawa – rawa berlumpur di banyak tempat membuat kedudukan sungai sebagai jalur perhubungan dan pengangkutan menjadi amat penting bahkan hingga sekarang ini. jadi, untuk pemikiran pembangunan jalan yang bagus sebagai akses perdangan di Kalimantan Tengah perlu dikaji dan dipikirkan kembali.
            
   Selain itu, selain kesembilan sungai tersebut ( sungai Barito, sungai Kapuas, sungai Kahayan, sungai Seruyan, sungai Katingan, sungai Mentaya, sungai Lamandau, sungai Arut, dan sungai Jelai ). Lalu, terdapat sungai Sebangau yang sekarang berhasil dikembangan menjadi pusat pelabuhan transit perdangan dan perhubungan bagi Palangka Raya dengan Sampit dan Katingan. 
            
   Maka dari itu, sungai di Kalimantan tengah paling berpotensial untuk dikembangan jauh lebih lanjut guna keberlangsungan kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah. Penulis berhasil menjabarkan beberapa ide pengembangan terkait potensi sungai di Kalimantan Tengah, sebagai berikut ;

1.     Sungai – sungai di Kalimantan Tengah dimanfaatkan dengan penambahan perahu – perahu rangkan atau klotok – klotok kecil yang berukuran di bawah 1 –2 ton. Selain itu dengan perahu rangkan dan klotok bisa juga diperbanyakan armada transportasi air seperti motor tempel ( Outboard machine boat ) yang mana dapat mengefisiensikan waktu perjalanan. Selain itu, penambahan armada Ferry , kapal – kapal dagang beserta, kapal – kapal penumpang dapat mendukung mobilitas penduduk lebih cepat dan ekonomis.

2.     Selain itu, di sepanjang Sungai di Kalimantan Tengah ditumbuhi oleh beberapa jenis kayu yang mempunyai nilai ekspor seperti meranti ( sorea spea ) sehingga, hal terdapat berpotensi untuk dikembangkan dengan cara pendirian pabrik yang berorientasi kepada eco-friendly atas dasar perizinan yang jelas dari pemerintah daerah dan pusat untuk mengelola industri kayu tersebut guna sebagai sumber pemasukkan yang baik bagi provinsi Kalimantan Tengah.

3.     Selain itu, sungai – sungai di Kalimantan Tengah dapat dimanfaatkan dengan pendirian jembatan layang bagi pejalan kaki dan motor roda dua bagi sungai – sungai yang mengapit 2 kota yang berjarak tidak lebih dari 50 km sehingga para warga tidak perlu memanfaatkan perahu setiap saat.

4.     Sungai – sungai di Kalimantan Tengah juga dapat dimanfaat untuk lahan pertanian pasang surut yang mana pada akhir – akhir ini marak dilakukan disejumlah kota yang dekat dengan aliran sungai tersebut.

5.     Sungai – sungai di Kalimantan Tengah sangat berpotensi untuk dijadikan medan perlombaan olahraga air ( pada bulan – bulan tertentu ) seperti, perlombaan perahu naga, perlombaan dayung dan sebagainya guna meningkatkan industri pariwisata Kalimantan Tengah. 

2. Sumber daya manusia: Pengembangan potensi kebudayaan Kalimantan Tengah
    
   Kebudayaan Kalimantan Tengah merupakan kebudayaan asli yang belum dipengaruhi oleh kebudayaan – kebudayaan dari luar. Kebudayaan ini merupakan warisan dari leluhur yang diterima dari generasi ke generasi. Berbagai kegiatan kebudayaan terutama yang menyangkut bidang sastra, seni suara, musik, dan tari merupakan bagian dari kehidupan penduduk sehari – hari yang dikaitkan dengan masalah adat, kepercayaan, muda – mudi, hiburan dan lain – lainnya. Berikut penulis paparkan mengenai ide pengembangan potensi kebudayaan Kalimantan Tengah agar dapat berkembang dengan baik hingga, menjadi sumber devisa daerah serta, meningkatkan keberlangsungan hidup masyarakat Kalimantan Tengah pada khususnya;

1. Sasta lisan yang dikenal dengan, ‘ Karungut ‘ berpotensi menjadi ajang pertunjukkan kebudayaan asli masyarakat Kalimantan Tengah pada suata acara kebudayaan yang terselenggara. Karungut sebagai bentuk sastra dan seni suara merata di seluruh Kalimantan Tengah dan amat diminati dan disenangi oleh orangtua dan muda-mudi sehingga, penulis memberikan ide untuk diadakannya ‘ FESTIVAL KARUNGUT KALIMANTAN TENGAH “ sebagai wadah pertunjukkan utama tiap tahunnya karena hal tersebut pasti diyakini dapat menarik jumlah wisatawan yang hendak berkunjung ke Kalimantan Tengah. Selain, karungut, pada festival tersebut juga dapat diadakannya kegiatan kebudayaan seperti Deder, yakni pantun asli Kalimantan Tengah, Karunya, bentuk puja-puja bagi tamu kehormatan yang hadir pada suatu acara kebudayaan Kalimantan Tengah beserta, penyambutan para wisatawan dengan Katambung, yang mana merupakan alat pukul tradisional masyarakat Kalimantan Tengah. 

2. pada kota – kota besar di Kalimantan Tengah, seperti kota Palangka Raya, Kuala Kapuas, Sampit, dapat dikembangkan pusat – pusat pelatihan kebudayaan bagi muda-mudi dan para wisatawan dalam usaha pengenalan kebudayaan Kalimantan Tengah dan suku Dayak.

3. Dibangunnya desa wisata suku Dayak asli Kalimantan Tengah guna menjadi destinasi wisata utama bagi provinsi Kalimantan Tengah. Desa wisata tersebut dirancang sedemikian baik di dekat pusat kota guna efisiensi waktu perjalanan para wisatawan.

4. dibuatkannya tempat – tempat toko souvenir asli Kalimantan Tengah di kota – kota besar tersebut guna meningkatkan pembelanjaan para wisatawan lokal mau pun internasional di Kalimantan Tengah.

3. Sistem kehidupan sosial-budaya: Pengenmbangan potensi industri Pariwisata Kalimantan Tengah

   Seluas 13.000.000 hektar merupakan hutan yang memiliki potensi ekonomis dengan pembagian 4.000.000 hektar dijadikan sebagai hutan lindung dan 9.000.000 hektar sebagai hutan produksi. Dengan demikian luasnya hutan produksi dan jika hutan-hutan produksi itu dikelola secara baik dan bersistem dapatlah diharapkan bahwa di masa depan hasil-hasil devisa yang diperoleh dari pemasaran hasil hutan dan kayu dapat lebih ditingkatkan baik. Hutan diyakini menjadi tujuan utama yang akan dipromosikan jika kelak industri pariwisata Kalimantan Tengah mengalami kelonjakan yang pesat. 
            
Berikut, penulis paparkan beberapa ide terkait pengembangan potensi industri Pariwisata di Kalimantan Tengah sekaligus, upaya peningkatan potensi keahlian tenaga kerja masyarakat Kalimantan Tengah;

1. Industri Pariwisata Kalimantan Tengah sangat berpotensi dijadikan industri pariwisata eco-tourism, seperti contohnya; Destinasi Wisata Alam Hutan Itah ( KAHUI ) yang terletah tidak jauh dari pusat kota madya Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Destinasi wisata tersebut membuktikan bahwa hutan Kalimantan layak dijadikan destinasi wisata lokal mau pun internasional dengan tambahan pendirian sarana dan prasarana yang modern dan bertaraf internasional.

2. Pada tiap – tiap bagian sektor hutan Kalimantan memiliki berbagai macam ragam pohon yang mana tubuh pohon tersebut dapat digunakan pembuatan kayu bagi prabotan rumah tangga. Melihat peluang tersebut, dinas pariwisata kotamadya Palangka Raya dengan pemeririntah daerah Kalimantan Tengah ada baiknya mengembangkan potensi tersebut menjadi rutin dilaksanakannya kegiatan workshop pembuatan meubel, pembuatan papan, dan balok, dan lainnya bagi para pengunjung atau wisatawan ataupun para pembisnis muda dengan pemanfaatan kayu berkualitas baik yang di punyai Kalimantan Tengah.

3. Rutinnya dilaksanakan kunjungan perusahaan atau industry visit ( edu-tourism ) bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Tengah dengan harapan mereka dapat pengalaman baru terhadap pengehuan pengelolaan kekayaan alam Kalimantan Tengah.

4. pembuatan kalender event of the year bagi provinsi Kalimantan Tengah seputar perayaan upacara suku Dayak mengingat bahwa suku terbesar Dayak terdapat di Kalimantan Tengah, perlombaan hut jadi kota Palangka Raya dan kota – kota lainnya di Kalimantan Tengah hingga, perlombaan air dan pengelolaan tata kota dapat dijadikan acara kegiatan tahunan yang baik bagi sasaran tujuan wisata lokal maupun dunia.

- SELESAI - 

Sumber Bacaan
- AMD, Nang Patianom. 1979. Monografi daerah Kalimantan Tengah. Depdikbud RI.
- Williem, Suman F. 1984. Traditional Kalimantan Tengah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.
- Sigar, Edi., Ernawati. 1962. Buku Pintar Pariwisata Nusantara. Delapr.
- Arianti, Silvia. 2017. Upaya Pengembangan Objek Wisata Kalimantan Hutan Itah (KAHUI) di Palangka Raya. E-Jurnal. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palangka Raya. Desember , Volume 4 Nomor 2.
- All the Videos are sourced from Youtube and Wonderful Indonesia Official Account Channel.
- All the Pictures are source from Google.




 Published by :
Michelle Olivy & Qikis Ramadhanti 
Universitas Indonesia




Komentar